Senin, 31 Mei 2010

Kalahkan Microsoft, Apple Perusahaan Teknologi Nomor Satu


Apple, pembuat iPod, iPhone dan iPads, hari Rabu (26/5) mengalahkan Microsoft, raksasa perangkat lunak komputer, untuk menjadi perusahaan teknologi dunia paling berharga.

Perubahan ini menandai satu siklus yang paling menakjubkan dalam sejarah bisnis Apple, yang disebut-sebut telah mati satu dekade sebelum ini, dan bagi pendiri dan chief executivenya yang visioner, Steven P. Jobs.

Kenaikan nilai Apple oleh investor juga dianggap sebagai pergeseran budaya penting: Selera konsumen telah mengalahkan kebutuhan bisnis sebagai kekuatan utama membentuk teknologi.

Microsoft, dengan perangkat lunak Windows dan Office-nya, telah mendominasi hubungan kebanyakan orang dengan komputer mereka selama hampir dua dekade, dan itu tercermin dalam kapitalisasi pasar saham. Tapi ketukan keyboard telah menyerah ke sentuhan jari di layar sentuh smartphone.

Dan Apple berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Meskipun masih menjual komputer, pendapatannya dari perangkat genggam dan musik dua kalinya. Secara keseluruhan, industri teknologi menjual sekitar 172 juta ponsel cerdas tahun lalu, dibandingkan 306 juta PC, namun penjualan ponsel cerdas tumbuh dengan kecepatan lima kali lebih cepat.

Microsoft lebih tergantung pada mempertahankan status quo, sementara Apple dalam pertempuran terus-menerus untuk menjadi nomor satu dan menciptakan sesuatu yang baru, kata Peter A. Thiel, pendiri PayPal dan seorang investor awal di Facebook.

"Apple bertaruh pada teknologi," katanya. "Dan kemenangan Apple atas Microsoft adalah hal yang sangat signifikan."

Pada hari Rabu, Wall Street menghargai Apple di US$ 222,12 miliar dan Microsoft US$ 219,18 miliar. Satu-satunya perusahaan Amerika yang bernilai lebih tinggi adalah ExxonMobil, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 278 miliar.

Perusahaan-perusahaan itu memiliki pendapatan yang sebanding, dengan Microsoft di US$ 58,4 miliar dan Apple di US$ 42,9 miliar. Tapi dalam tahun fiskal terakhir, laba bersih Apple sebesar US$ 5,7 miliar, sementara Microsoft US$ 14,6 miliar.

Microsoft memiliki lebih banyak uang tunai dan investasi jangka pendek, US$ 39,7 miliar, untuk Apple US$ 23,1 miliar. Hal ini berarti nilai yang diberikan oleh pasar ke Apple, lebih pada prospek masa depan.

Microsoft dan Apple menolak memberikan komentar.


Sumber : Yahoo

iPad Termahal Dijual Di Eropa


Perusahaan analis perdagangan CommSec Australia memaparkan harga iPad di kawasan Eropa merupakan harga yang paling mahal untuk satu unit iPad, yakni lebih dari seperempat harga iPad di Amerika Serikat. Menurut analis ekonomi perdagangan CommSec Australia Craig James, komputer tablet besutan Apple yang baru saja dijual secara serentak Jum'at pekan lalu itu, seharusnya dijual dengan harga yang sama di semua tempat.

"Di Inggris, Jerman, Perancis dan Italia, satu unit iPad memiliki harga 20 sampai 25 persen lebih tinggi ketimbang harga di Amerika Serikat," kata James seperti dikutip Reuters. Perbedaan harga penjualan itu, jelas dia, bukan karena ada keistimewaan tertentu di dalam iPad yang dijual di Eropa dibandingkan dengan yang dijual di Amerika Serikat.

James menduga perbedaan harga itu apakah karena harga iPad memang terlalu tinggi untuk pasar di Eropa atau karena mata uang Poundsterling Inggris dan Euro perlu didepresiasi sehingga kursnya tidak terlalu tinggi ketimbang mata uang lainnya. Namun, dia menambahkan, sebagai peranti yang mendunia dan menembus batas lintas negara, komputer tablet tentu tak lepas dari pajak yang ditetapkan oleh negara yang bersangkutan.

Dia mencontohkan, harga iPad dengan muatan "teringan" yakni versi Wi-Fi dengan kapasitas 16 Gigabita dibanderol dengan harga US$ 499 di Amerika Serikat. Sementara di Inggris, tipe iPad yang sama dijual seharga US$620, Kanada US$ 520, Jepang US$ 536 dan Ustralia US$ 533. Adapun untuk tipe iPad yang paling istimewa, yakni berkapasitas 64 Gigabita dilengkapi koneksi 3G dan Wi-Fi dibanderol dengan harga US$ 829 di Amerika, sementara di Inggris US$ 1.010 dan Jerman Perancis, Italia dengan harga U$980.

Antusiasme masyarakat untuk memiliki komputer dengan layar sentuh ini begitu tinggi. Di Paris, pengantri yang hendak membeli iPad ternyata melebihi mereka yang ingin melihat lukisan Monalisa di Museum Louvre. Di Inggris, seorang siswa rela bermalam di tempat penjualan iPad supaya dia menjadi orang pertama yang memiliki benda itu di negaranya.


Sumber : Yahoo